admasyitoh.com

Tetap Olahraga Selama Bulan Puasa

MasyaAllah, tidak terasa sudah memasuki sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan tahun ini. Tidak terasa, waktu cepat sekali berlalu. Rasanya baru kemarin excited menyambut bulan puasa. Tahu-tahu sekarang sudah masuk hari ke-22. Dan, sudah memasuki hari ke-22 challenge BPN Ramadhan 2021. Semoga masih tetap semangat berpuasa, ya! 

Yeorobun, olahraga pada dasarnya adalah suatu kebutuhan manusia dalam rangka menjaga tubuh tetap sehat dan bugar. Karena penting sekali, maka kegiatan ini sebaiknya dilakukan secara rutin. Tetapi tidak jarang kegiatan ini justru dilewatkan begitu saja oleh banyak orang, termasuk saya nih. Alasannya bermacam-macam. Mulai dari sibuk bekerja sehingga tidak sempat berolahraga, hingga rasa malas yang sering kali melanda. Padahal, kalau sudah berkomitmen untuk menyempatkan berolahraga, kata malas seharusnya tidak ada lagi dalam kamus kita. Meski hanya beberapa menit, menyempatkan diri untuk melatih fisik akan memberi manfaat yang besar bagi kehidupan sehari-hari. Asalkan dilakukan dengan sungguh-sungguh dan rutin, ya! 

Olahraga tidak melulu harus dilakukan di tempat gym mahal dengan instruktur terkenal. Masih banyak bentuk latihan fisik lain yang bisa kita lakukan sendiri di rumah dan tentunya jauh lebih murah. Lebih-lebih di masa pandemi seperti sekarang. Berkegiatan di rumah rasanya lebih aman daripada di luar. Selain itu, puasa seharusnya tidak menjadi alasan untuk menunda atau bahkan melewatkan waktu olahraga. Nah, berikut ini adalah contoh olahraga yang bisa kita lakukan di rumah selama bulan puasa versi saya. Selamat membaca! 

1. Yoga

Cukup berbekal YouTube dan matras yoga, atau kalau tidak ada bisa memakai tikar yang ada di rumah. YouTube sudah sangat cukup menyediakan tutorial yoga, tinggal pilih mana yang paling kita sukai. Yoga bukan cuma tentang latihan pernafasan, lho! Ada segudang manfaat yang bisa dirasakan dari yoga, seperti menenangkan pikiran, mengurangi stress, menjaga tubuh tetap bugar, hingga mengurangi keluhan seperti sakit kepala dan sakit pinggang. Bahkan, bagi kamu yang sering mengalami insomnia, yoga bisa metode ampuh untuk mengurangi gejala susah tidur ini. Selain menjaga kesehatan fisik dan mental, yoga juga sangat aman dilakukan ketika berpuasa. 

2. Jalan kaki dan jogging

Nah, ini termasuk salah satu kebiasaan saya waktu kecil. Dulu setelah sahur dan salat subuh jamaah di surau, saya sering jalan-jalan kaki atau jongging (lari pelan-pelan) dengan teman-teman sampai matahari terbit. Olahraga ini tidak ada salahnya untuk dicoba. Selain aman dilakukan ketika berpuasa, jalan kaki dan jogging juga bermanfaat bagi tubuh. Menurut berbagai sumber, jalan kaki dan jogging bisa melatih kekuatan dan ketahanan otot, menjaga kebugaran tubuh, serta menyehatkan fungsi organ seperti jantung dan paru-paru. 

3. Bersepeda

Sembari menikmati segarnya udara pagi dan alam sekitar, bersepeda juga menyehatkan badan. Bisa dilakukan di sekitar kompleks perumahan, di lingkungan tempat tinggal, atau lokasi taman maupun kebun terdekat. Bahkan bisa juga dengan sepeda statis yang ada di rumah. Selain melatih kekuatan dan fleksibilitas otot, bersepeda juga bisa menyehatkan kerja jantung dan paru-paru, membakar lemak serta menjaga tubuh tetap bugar. 

Selama berpuasa olahraga tetap penting dilakukan. Harus diakui memang energi tubuh yang kita miliki tidak sebesar dengan hari-hari biasa. Asupan makanan dan minuman yang masuk sedikit berkurang dibanding biasanya, sehingga kalori dan energi yang dihasilkan pun berbeda pula. Oleh karena itu, sebelum melakukan olahraga perhatikan dulu beberapa hal berikut. 

  • -Pilih jenis olahraga yang tidak memberatkan atau menghabiskan banyak energi. Jangan sampai karena terlalu bersemangat malah tenaga habis karena olahraga dan akhirnya memilih membatalkan puasa. Hihi. 
  • Perhatikan waktunya, bisa dilakukan setelah salat subuh, sebelum sahur, setelah berbuka atau malam setelah isya. 
  • Durasi tidak perlu terlalu lama. Cukup 30 sampai 60 menit dalam sehari, atau semampunya asalkan tidak ngotot. Yang penting kesungguhan dan keseriusan selama sesi olahraga.
  • Cukupi kebutuhan air dalam tubuh. Rata-rata kebutuhan manusia adalah dua liter perhari. Jumlah ini bisa jadi berbeda tiap orang, tergantung kondisi tubuh masing-masing. Pandai-pandailah mengatur waktu minum air putih selama rentang waktu berbuka hingga sahur, agar kebutuhan air tetap tercukupi dan tidak dehidrasi. 
  • Perhatikan asupan makanan yang masuk ketika sahur dan berbuka. Jangan sampai makanan yang dikonsumsi terlalu berat sehingga menyulitkan sesi olahraga. 
  • Jangan lupa stirahat yang cukup. Olahraga memang baik, tetapi tidak perlu memaksa kalau tidak kuat. Beristirahatlah ketika lelah. 
Nah, setelah mengetahui jenis-jenis dan hal-hal yang perlu diperhatikan ketika olahraga selama berpuasa, apakah yeorobun tertarik untuk mencoba? Yuk, berolahraga agar semakin sehat dan bugar. Jangan lupa tetap istiqomah berpuasa, ya! Jangan sampai olahraga mengganggu ibadah-ibadah kita yang lain selama bulan suci ini. Semangat!! 

Alfia D. Masyitoh
Personal lifestyle blogger, content writer, clodi enthusiast. Chocolate and coffee addict. Baekhyun and Rowoon lovers. We are one, 사랑하자!

Related Posts

Post a Comment