admasyitoh.com

6 Merk Clodi Lokal yang Bagus, Murah dan Berkualitas

18 comments

merk clodi lokal yang bagus

Yeorobun, adakah yang lagi kebingungan cari merk clodi lokal yang bagus? Yang kualitasnya prima namun terjangkau harganya? Atau yang modelnya pas di anak tapi motifnya tidak biasa aja?

Dari sekian banyak merk clodi yang ada di Indonesia, ada beberapa yang pure berasal dari dalam negeri. Tapi tidak sedikit pula clodi-clodi 'bule' yang beredar. Sudah motif, ukuran dan tipenya banyak minta ampun, merknya pun tak kalah bejibun seperti busa sabun.

Mama-mama biasanya suka galau nih kalau mau beli clodi buat si kecil. Nah, di artikel ini aku ingin berbagi sedikit informasi seputar merk-merk clodi bayi yang bagus dan bisa jadi rekomendasi untuk menambah stok clodi di lemari. Jangan sampai gara-gara galau pilih clodi malah melemahkan alasan untuk mulai berclodi. Yuk, mari simak tulisan ini!

CLODI LOKAL DAN CLODI IMPORT

Diakui atau tidak, pasti di sekitar ada orang-orang yang lebih memilih produk import daripada lokal. Mereka meyakini bahwa produk import lebih bagus kualitasnya daripada produk dalam negeri. Seperti produk-produk fesyen yang banyak dicari orang; tas, sepatu, jam tangan, topi atau pakaian.

Nah, clodi juga sama nasibnya, yeorobun. Ada orang yang lebih percaya clodi import daripada clodi lokal. Memang apa sih bedanya?

Sebelum kita bahas lebih lanjut tentang dua kewarganegaraan clodi ini–pribumi (lokal) dan bule (import)–mari kita samakan persepsi dulu tentang definisi clodi lokal dan clodi import.

Well, sampai sekarang aku belum pernah baca tentang definisi pasti dari produk lokal ini. Tetapi menurut Sudaryatmo, setidaknya ada empat acuan untuk menyebut suatu produk sebagai produk lokal atau bukan.

"Suatu produk dikatakan produk lokal jika memenuhi salah satu atau keempat syarat berikut yaitu terbuat dari bahan yang berasal dari dalam negeri, tenaga kerjanya berasal dari dalam negeri, menggunakan merk lokal dan kepemilikan perusahaannya pun orang dalam negeri." (Sudaryatmo)

Kalau mengacu dari pengertian di atas, maka clodi lokal adalah clodi yang seratus persen berasal dari Indonesia. Bahannya, pabriknya, pengrajinnya sampai pemilik perusahaannya berasal dari Indonesia. Sedangkan clodi import adalah clodi yang berasal dari luar negeri.

Bagaimana kalau pabriknya di luar negeri tapi merk dan pemiliknya adalah orang Indonesia? Menurutku tetap bisa disebut clodi lokal tetapi tidak seratus persen. Clodi makloon istilahnya–kalau kata Umaiyo Clodi (distributor clodi lokal di Indonesia).

Kenapa sih aku mempermasalahkan clodi lokal dan clodi bule ini? Tinggal pilih, beli, terus pakai kan simpel. Nggak perlu ribet.

No! I don't think so. IMHO, kita perlu tahu mana clodi lokal dan mana clodi import, demi mendukung kemajuan ekonomi dalam negeri. Walaupun semua kembali lagi pada selera dan kondisi masing-masing–yang tentu saja harus dihormati–tetapi bangga memakai produk dalam negeri sejatinya merupakan salah satu bentuk pengamalan nilai-nilai kebangsaan untuk kemajuan ekonomi Indonesia. Setuju nggak?

So, apa sih bedanya clodi lokal dan clodi import?

clodi lokal vs clodi import

Kualitas

Honestly, aku belum pernah beli clodi import yeorobun. Tapi aku punya cerita dari teman-teman berclodi yang pernah beli dan berpengalaman dengan clodi import. You know lah, yang import-import itu biasanya nggak murah dan lama menunggu barangnya tiba di tangan.

Menurut pengakuan mereka, sebetulnya kualitas clodi lokal tidak kalah dengan clodi import. Sama saja. Sama-sama anti bocor, anti rembes, kalau diganti tepat waktu. Level kualitasnya setara.

Kalau pun berbeda, yang membedakan bukan kualitasnya. Tapi bahannya.

Kalau clodi lokal biasanya pakai outer waterproof dari bahan PUL (polyester polyurethane laminated), maka clodi import lumrahnya memakai bahan TPU (thermoplastic polyurethane).

Kebanyakan clodi lokal pakai insert dari bahan microfiber, karena harganya lebih terjangkau dibanding insert bahan organik. Nah, clodi import kebalikannya. Insertnya lebih sering pakai yang organik seperti katun, bambu, hemp atau rami.

Lainnya tidak jauh berbeda. Bagian inner umumnya pakai microfleece atau suede.

Karena tidak jauh berbeda, secara kualitas clodi lokal dan import sama saja. Hanya performa masing-masing bahan material yang dipakai dalam clodi yang membedakan keduanya.

Motif

Terus terang yeorobun, clodi import memang punya daya tarik sendiri karena motifnya yang unik, elegan, khas dan terkesan mewah. Apa ya istilahnya, pokoknya motifnya clodi-clodi bikinan mancanegara tuh khas banget. Mungkin inilah yang jadi alasan orang-orang tertentu lebih pilih clodi bule.

Tapi… Dewasa ini, makin ke sini clodi lokal makin bersaing kok! Bukan cuma performanya yang upgrade. Motif-motifnya pun makin beragam dan up to date. Makin menarik, lucu-lucu dan menggemaskan. Bikin semangat berclodi terjaga dan jadi menggelora tiap liat visual yang unik serta memanjakan mata.

Harga

Seperti yang sempat aku singgung di atas, clodi import harganya lebih mahal dibanding clodi lokal. Kamu bisa membawa pulang clodi merk lokal hanya dengan uang 70 ribu rupiah per biji. Kalau clodi import, bisa tiga kali lipat bahkan lebih. Kisaran harganya di atas 200 ribu rupiah per biji.

Mahalnya harga clodi import ini dipengaruhi karena beberapa faktor yeorobun. Yang pertama tentu saja karena bahannya berbeda. Konon bahan outer TPU lebih mahal daripada PUL. Demikian halnya dengan insert organik yang lebih mahal dibanding insert microfiber.

Faktor kedua yang bikin clodi import mahal adalah ongkirnya alias ongkos kirimnya. Belanja dari negara yang berbeda jelas ada biaya pengemasan dan pengirimannya.

Bayangkan kamu beli barang dari Amerika, Australia atau Inggris misalnya. Mereka harus mengepak serta menyegel clodi dengan baik, aman dan rapi karena perjalanannya panjang. Harus melintas belahan Bumi yang berbeda, jalur antar negara, antar benua dan antar samudra.

Untuk memastikan barangmu aman, tentu harus ada biaya atau cost yang lebih besar daripada kalau beli clodi di negeri sendiri kan?

Belum lagi kalau nanti melewati pemeriksaan bea cukai. Wah, bisa jadi harus tambah biaya pajak juga. Ada biaya tax dan EMS-nya. Nah, ini aku kurang begitu paham mekanismenya, tapi biasanya ada biaya itu kalau lewat bea cukai.

Shipment

Next, masih ada kaitan dengan poin sebelumnya. Shipment alias pengiriman. Clodi import jelas pengirimannya lebih lama untuk sampai di Tanah Air. Ketersediaan (availability) dan keterjangkauannya (affordability) pun pasti lebih sulit dan terbatas dibanding yang lokal.

Kalau clodi lokal, biasanya ada agen-agen reseller atau distributornya di berbagai penjuru Nusantara. Jadi lebih mudah dijangkau dan ditemukan.

Umaiyo Clodi salah satunya. Salah satu distributor resmi untuk berbagai merk clodi lokal, yang terletak di Tangerang Selatan dan Jember. Bukan cuma menjual clodi, mereka juga sering mengedukasi masyarakat khususnya para mama untuk berclodi. Melalui kelas-kelas berclodi atau program menarik lainnya. Cuss, kepoin IG mereka ya!

REKOMENDASI MERK CLODI LOKAL YANG BAGUS

merk clodi lokal seratus persen

Yeorobun, clodi-clodi di bawah ini adalah rekomendasi clodi lokal seratus persen yang berhasil aku rangkum. Pada dasarnya semua clodi bayi di bawah ini bagus kok. Soal kualitas tak perlu diragukan lagi.

Performa prima, kualitas terjaga dengan harga yang nggak bikin anggaran rumah tangga bengkak. Even tho, setiap merk punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jadi sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi si kecil, ya!

Disclaimer! Daftar di bawah ini disusun berdasarkan urutan abjad, bukan berdasarkan peringkat kualitasnya. Harganya bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan dan promo dari setiap brand.

1. Baby Oz

Clodi ini pabriknya di Yogyakarta. Baby Oz Indonesia sudah berinovasi sejak tahun 2009 untuk menghadirkan clodi yang berkualitas bagi anak-anak Indonesia. Satu paket clodi Baby Oz bisa dibeli mulai dari harga 52 ribu hingga 92 ribu, tergantung dari tipe dan ukurannya.

Baby Oz memproduksi clodi tipe newborn polos, newborn minky, newborn motif, all size coveria motif, pocket hook n loop, pocket minky dan pocket snap. Nah, menariknya mereka juga bikin clodi adult size lo.

Tidak cuma itu, merk satu ini juga memproduksi berbagai produk ramah lingkungan yang mendukung zerowaste lifestyle seperti menspad (menstrual pad), cotton pad, breast pad dan alas ompol.

2. Cluebebe

Kabarnya, Cluebebe adalah salah salah satu pelopor clodi di Indonesia dan sudah ada sejak Agustus 2009. Produk-produk yang mereka buat antara lain coveria petite, coveria large, pull up pant, pocket classic dan pocket slim snap.

Harganya bervariasi, mulai dari 50 ribuan sampai 80 ribuan per set, tergantung dari tipe clodi yang akan dibeli serta promo yang sedang berlaku. Merk yang asalnya dari Tasikmalaya ini juga memproduksi menstrual pad, so bisa jadi pilihan buat para mama untuk beralih dari pembalut sekali pakai.

3. GG

GG adalah singkatan dari clodi Grow with Green by Gee Gallery yang pabriknya ada di Bogor. Sama seperti dua merk sebelumnya, Gee Gallery juga memproduksi clodi dan menspad. Mereka sudah mengantongi sertifikat SNI lo.

Produk GG yang banyak dipakai adalah Lil G coveria yang didesain khusus untuk newborn. Harganya sekitar 69 ribu sampai 80 ribu, tergantung dari motifnya. Sayangnya aku belum pernah pakai merk ini, jadi aku tidak bisa memberi review clodi newborn mereka. Maaf ya, yeorobun! 

Clodi B Dipe onesize pocket dibandrol seharga 83 ribu sampai 92 ribu. Sedangkan clodi T Dipe 2 in 1 pocket pant (pull up pant) harganya 99 ribu sampai 110 ribu, tergantung dari size dan motifnya.

4. Klodiz- Minikinizz

Nah, ini salah satu clodi favoritku. Klodiz-Minikinizz adalah clodi yang asalnya dari Jakarta. Mereka tak henti berinovasi sejak tahun 2012. Seluruh produknya sudah diuji di laboratorium dan sudah bersertifikat SNI pastinya.

Klodiz-Minikinizz mungkin adalah salah satu merk yang paling banyak dipakai oleh para mama berclodi di Indonesia. Produknya yang paling terkenal adalah Klodiz Izzypant, clodi celana yang praktis. Pakai clodi semudah memakai celana. Tinggal slup, selesai!

Produk lainnya juga tidak kalah keren, seperti Klodiz Nite, newborn cover, Mini Klodiz, Minipant, Klover, Izzyeco, Superpant, Kiddipant, Klodizpant, Longclodi hingga training pant. Mereka juga memproduksi clodi adult size dengan warna yang solid dan netral. Ada pula produk baby goods lain seperti swim diaper, Dfloats dan Izzypad.

Banyak ya? Sejujurnya aku sendiri sampai nggak hapal produk-produk mereka karena saking banyaknya. Tapi kamu bisa cek informasi lengkap produk mereka terkait tipe, ukuran, harga hingga agen resminya di IG Klodiz-Minikinizz, ya!

5. Ningrat

Ini juga salah satu clodi yang paling banyak dipakai para mama, terutama produk mereka yang tipe AIO Pant. Sudah banyak kok review clodi Ningrat di internet, karena produknya memang sebagus itu.

Pabrik clodi satu ini ada di Jombang (wah masih tetanggaan denganku, sama-sama dari jawa Timur). Sebatas yang aku tahu, mereka punya lima tipe clodi yang diproduksi; AIO reguler, AIO drypant, AIO jumbo, pull up pant dan front snap. Nah, yang beragam adalah insertnya. Mereka punya banyak pilihan insert seperti insert staydry, lembaran, hemp dan bamboo.

Mereka juga memproduksi perlengkapan clodi lainnya seperti liner dan Totewetbag (totebag khusus untuk menyimpan clodi kotor). Ningrat juga punya menspad lo, jadi mama dan anak bisa seragaman pakai produk reusable dan ecofriendly.

Yang menarik yeorobun, Ningrat juga bikin sabun khusus untuk mencuci clodi dan menspad. Pernah dengar buah lerak? Nah, mereka bikin sabun cuci dari buah lerak ini. Sabun lerak diklaim lebih ramah lingkungan karena bebas pewangi, pemutih dan pelembut. Sehingga residunya tidak berbahaya bagi lingkungan.

6. Pempem!

Clodi lokal terakhir adalah Pempem yang berasal dari Jakarta. Ciri khas clodi ini terletak pada insertnya, yaitu litty. Litty terbuat dari bahan alami campuran bambu 70 persen dan katun 30 persen. Makanya insert clodi Pempem sangat lembut serta punya kapasitas penyerapan yang baik.

Keunikan lain dari clodi Pempem! ini adalah bahan outer yang dipakai. Kalau clodi lokal lain biasanya pakai PUL, mereka pakai TPU (sudah aku jelaskan di atas ya perbedaannya). 

Ada empat tipe clodi yang mereka produksi, antara lain Pempem! basic, snap, inner gusset dan leg gusset. Satu set clodi imut ini (include outer dan insert litty) dijual dengan harga bervariasi antara 75 ribu sampai 80 ribu, tergantung dari tipenya.

MERK CLODI LAIN YANG ADA DI INDONESIA

alternatif clodi lainnya

Selain enam merk di atas, faktanya di pasar masih banyak clodi lain yang merknya berasal dari Indonesia. Sayangnya clodi-clodi makloon ini pabriknya tidak di dalam negeri. Kebanyakan pabrikan Cina atau negara lain. Walaupun merk, pemilik atau pasarnya adalah orang Indonesia, tetapi aku tidak bisa bilang clodi-clodi ini adalah produk lokal seratus persen yeorobun.

Kalau aku ibaratkan dengan pemain bola, clodi-clodi ini adalah pemain naturalisasi kali ya. Sengaja dibawa dari mancanegara untuk dipakai di negeri sendiri. Although, kamu tetap bisa beli merk-merk ini untuk menambah koleksi atau disesuaikan dengan kondisi si kecil.

FYI, karena tidak dibuat di Indonesia, biasanya clodi seperti ini ‘eksklusif’ ya. Stoknya–terutama motif tertentu yang best seller–tidak selalu ready. Dan, biasanya hanya bisa dibeli di official store mereka. Tidak semua merk punya reseller resmi di Indonesia.

Nah, berikut ini adalah daftar clodi bayi yang bagus dengan harga yang relatif terjangkau dan kualitas yang oke.

1. Babyclo

Salah satu ‘pemain anyar’ yang baru ada sejak tahun 2019. Babyclo memproduksi clodi tipe pocket dan cover dengan insert yang beragam seperti katun bambu, hemp dan charcoal. Inovasinya dengan membuat insert coffee yang diklaim bisa menyerap bau tak sedap, langsung menarik minat banyak orang. 

Motifnya pun modern, chic dan kekinian. Mereka juga produk clodi warna earth tone series yang bikin mupeng.

2. Sobi Diapers

Nah, ini diklaim sebagai ‘klodi sultan’ di Indonesia. Sebetulnya clodi ini sudah ada sejak lama, yang punya orang Jawa Timur tetapi produk ini pabrikan luar negeri. Sobi juga menjadi salah satu produk favorit di kalangan pecinta clodi karena performa dan kualitasnya yang premium. Kalau soal harga, emm… Menurutku relatif lebih mahal daripada clodi lokal di levelnya.

3. Seusiakita

Clodi ini juga termasuk merk baru yang ada di Indonesia yeorobun. Mereka punya desain printed motif yang khas dan favorit. Motif coraknya selalu modern dan nggak pasaran. Setahuku clodi iin baru ada sejak tahun 2021 kemarin.

4. Bayipoka

Next, clodi rasa premium lainnya yaitu Bayi Poka yang diusung oleh komunitas @clodiku.zerowaste. Bayi Poka memproduksi clodi tipe pocket, coveria dan clodi khusus newborn, dengan insert variasi insert yang sangat beragam. Serupa dengan Babyclo, Bayi Poka juga punya produk seri earth tone yang keren dan kesan mewah. Tak heran clodi ini punya banyak fans di kalangan mama muda. 

5. Ihana Diapers

Termasuk pemain baru di kancah perclodian Tanah Air. Kalau aku tidak salah clodi ini baru ada tahun 2021 juga, seperti Seusiakita. Ihana punya motif dan corak yang soft dan elegan, cocok buat para mama yang punya selera minimalis.

6. Little Nata

Ini juga termasuk baru yeorobun. Sekilas, clodi Little Nata ini mirip dengan Babyclo dan Bayi Poka. Mereka memproduksi clodi tipe pocket, coveria dan all in one (AIO). Pun dengan corak, motif dan series warna earth tone yang dibuat. Sangat mirip, sampai aku pun bingung kalau harus membedakan secara sekilas dari visualnya.

7. Little Hippo

Clodi satu ini sudah ada sejak lama di pasaran clodi Indonesia, tetapi bukan merk lokal ya yeorobun. Little hippo gampang sekali ditemukan di marketplace. Saat ini yang tersedia adalah clodi tipe pocket dan AIO (all in one) pant yang praktis. Harganya pun sangat terjangkau.

8. Babyland

Babyland juga termasuk pemain senior nih. Clodi ini sudah lama beredar di Indonesia, walaupun bukan merk asli lokal. Kalau dari bungkusnya sih clodi ini pabrikan Cina. Soal harga relatif murah, tapi performanya cukup menjanjikan. Yang tersedia di marketplace sampai sekarang adalah Babyland tipe pocket, baik snap pocket atau pun pull up pant. Insert-nya ada yang microfiber, ada pula yang bambu charcoal.

MERK CLODI IMPORT

Well, setelah bahas clodi seratus persen lokal dan clodi makloon alias naturalisasi, yuk kita tengok sekejap si clodi import.

Seperti yang aku sampaikan di awal, clodi import ini adalah clodi yang pure seratus persen dari luar negeri. Bahan bakunya, pabriknya, pengrajinnya, asal merknya sampai pemiliknya adalah orang luar negeri.

Clodi-clodi ini bule ya yeorobun. Jadi kalau kamu mau punya ya harus beli dari luar negeri. Karena bule, ya artinya clodi-clodi ini harus melewati pintu imigrasi dulu, alias bea cukai. 

Tidak ada resellernya di dalam negeri, pun tidak ada di marketplace Tanah Air. Kalau pun kamu pernah nemu di Shopee, biasanya itu adalah produk-produk jastip atau produk preloved. Jadi tidak selalu ada atau ready stock.

Nah, berikut ini adalah contoh-contoh merk clodi import yang banyak dipakai di Indonesia. 

  1. GroVia
  2. Petite Crown
  3. Rumparooz
  4. Charlie Banana
  5. Nora's Nursery
  6. FuzziBunz

SUMMARY

Yeorobun, itulah tadi contoh-contoh merk clodi lokal, makloon dan import yang bisa kamu jadikan referensi sebelum memulai berclodi. Di luar brand-brand yang aku sebutkan di atas mungkin masih banyak lagi yang belum sempat aku petakan. Sebab, aku butuh waktu untuk mengumpulkan data terkait kualitas dan performa clodi-clodi yang underrated ini.

The last but not least, clodi lokal belum tentu lebih buruk daripada clodi import. Banyak merk clodi yang seratus persen lokal, asli buatan dalam negeri, yang kualitasnya bagus dan performanya oke. Meski setiap orang bebas memilih sesuai selera, tetapi bangga memakai clodi buatan negeri sendiri turut membantu memajukan perekonomian dalam negeri.

Toh pada hakikatnya, baik lokal atau import, clodi tetap bisa awet dan terjaga performanya asal dicuci dan dirawat dengan benar sesuai anjuran.

Kalau kamu punya rekomendasi merk clodi lokal yang bagus lainnya, share di komentar ya!

Alfia D. Masyitoh
Personal lifestyle blogger, content writer, clodi enthusiast. Chocolate and coffee addict. Baekhyun and Rowoon lovers. We are one, 사랑하자!

Related Posts

18 comments

  1. Waktu anak pertama pernah nyoba pake clodi lokal, tp lupa merknya apa. Harganya murah sih. Tp pas coba pertama kok malah ttp bocor2. Alhasil gagal niat pake clodinya sampe skrg 🤣 kudu banyak sabar dan belajar lg ni emang. 😁

    Btw, baru tau loh trnyata banyak bgt merk clodi lokal. Blh dicoba nih .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, masih banyak yang clodi merk lokal tapi nggak aku masukkan list. Karena kualitas dan performanya gak bagus, misal gampang bocor, bahannya panas dll...

      Jadi ternyata berclodi itu walaupun simpel tapi gak sembarangan hehe 😁

      Delete
  2. Wah sekarang merk lokal banyak banget ya bun, langsung noleh anak-anak ternyata mereka pada udah gede, tapi jujur kalo dikasih lagi masih maju mundur pake clodi bun, dibagian pencucian dan perawatan, apalagi anak-anak dulu dipakain gak mau,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oiya? Kira2 kenapa kok gak mau? Apa pakainya pas udah gede jadi udah bisa milih??

      Sebetulnya balik lagi ke big why berclodinya. Gak seribet itu kok nyuci sama ngerawatnya..

      Delete
  3. Aku masih setia sama clodi produk lokal hehe, punya anak aku Alhamdulillah awet

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaah keren banget.. Pake clodi apa mbak? Semangat ya, semoga istiqomah terus sampe lulus potty training 😁

      Delete
  4. catet dulu, siapa tau kalau sudah waktunya menikah dan punya anak akan dicari hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mantaap.. Semangat mbak! Semoga beemanfaat yaa :D

      Delete
  5. Wah wajib disimpan informasi ini... nanti kalo butuh tinggal nengok lagi. Terima kasih Kak infonya sangat bermanfaat.

    ReplyDelete
  6. Wah aps banget lagi cari info per clodi an. Niatnya pengen coba beralih ke clodi, baca artikel mbak jadi makin yakin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Syukurlah, semoga bisa dapat gambaran dan bermanfaat ya mbak.. Semangat berclodinya 😁

      Delete
  7. Terimakasih telah berbagi informasinya mbak alfia.. artikel ini bisa sya bagikan kepada temen2 yg perlu informasi seputar pengasuhan anak & parenting..

    Smoga blog nya semakin berkembang & bisa berbagi informasi menarik lainnya

    ReplyDelete
  8. Zaman saya dulu belum ada clodi. Kayaknya lebih nyaman buat anak dan lebih ramah lingkungan ya

    ReplyDelete
  9. wah referensinya bermanfaat, kebetulan lagi cari untuk keponakan. makasih rekomendasinya ya.

    ReplyDelete
  10. Aku dulu kolektor clodi. Karena tetanggaku jualan dari mulai merk lokal sampai merk interlokal, hahaha..merk impor maksudnya. Dan sering menjelajah dunia per-clodi-an sehingga sering dapat harga yang yah, bisa dibilang sangat terjangkau lah..

    Tapi bener, setelah digunakan secara rutin, aku jadi addicted sama beberapa clodi lokal, malahan. Karena harga selain itu juga daya tampung dan merawatnya lebih simple. Apalagi pas musim hujan. Yang namanya insert tuh bener-bener kudu punya beberapa deh..

    ReplyDelete
  11. Sempet lihat iklan ttg clodi di beberapa akun medsos. Wah seneng klo bisa beralih ke clodi yaa, lebih hemaat

    ReplyDelete
  12. Jujurly, clodi sebenarnya apaan sih saya belum tahu soalnya masih single jadi belum punya baby😁

    ReplyDelete

Post a Comment